Kangen ini candu
Dan tawamu, tawa kita, adalah penawarnya
Konyol memang
Mungkin hanya aku sendiri yang kangen kamu
Sendiri...
Bohong kalau aku bilang baik-baik saja
Pastilah aku ingin kamu merasa yang sama dan berharap kita ada apa-apa.
Kalau kata Oka, "emang enak cinta sendiri?"
Haha! Aku mulai meracau lagi.
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Sunday, May 20, 2012
Tuesday, April 10, 2012
Ilmu Bersandiwara
Siang tadi aku tergelak puas
Hingga air mataku mengalir deras
Tiba-tiba aku tercekat
Ada sesak menghimpit peparuku.
Dia tertinggal disana
Tangis yang lama ku simpan rapat-rapat
Ku telan lamat-lamat.
Ternyata aku belum kuat
Ternyata aku berpura-pura
Dan aku senang tetap menjadi begini
Bogor, 9 April 2012
Sunday, March 11, 2012
Kamu, Banana Split-ku
Kamu seperti banana split
Manis..
Lucu..
Menyegarkan.
Senyummu manis, mirip es krim strawberry,
Celotehanmu lucu, seperti perpaduan rasa vanilla dan chocolate yang meluncur di tenggorokanku,
Dan pelukanmu dengan ajaibnya sanggup menyegarkanku setelah seharian berkutat dengan gilanya dunia, seperti banana split..
Kata orang, makan es krim akan membuatku gendut
Mereka keliru
Thursday, February 16, 2012
Kota(k) Hujan
Malam ini hujan turun dengan garang
Beberapa hiasan kilat menambah hasrat untuk mengurung diri dalam dekapan selimut penghangat
Namun, apa pun dan bagaimana pun cara ia turun, aku selalu suka hujan
Dia menghadiahkan ku butiran embun di setiap kaca yang aku jumpa sehingga jemari tak tahan ingin menari di atasnya
Untuk menuliskan satu atau dua huruf dari namamu, tentu saja
Kamu tahu persis kegemaranku
Setiap hujan turun, aku mengenangmu :)
Bogor, 12 Februari 2012
Saat hujan mengantarkan kepingan sosokmu pada pintu memoriku
Friday, February 10, 2012
Senja
Mirip sari jeruk
Aku pernah melihat senja yang lebih indah sebelumnya
Latarnya perpaduan semburat merah, jingga, ungu, serta warna hangat dari matamu
Kamu tahu? Potretnya masih tersimpan jelas di laci memori :)
Thursday, February 2, 2012
Hatiku Sekeras Batu
Aku sudah lupa bagaimana caranya menangis
Aku rindu dengan panas bara di hati yang melahirkan bulir bening lalu mengalir di sudut pipi
Mungkin aku terlalu menguatkan diri sampai tak ingat bagaimana menjadi lemah
Lain kali, tolong ingatkan aku bagaimana rasanya pedih
Tak apa, agar aku dapat kembali menjejak bumi..
Aku rindu dengan panas bara di hati yang melahirkan bulir bening lalu mengalir di sudut pipi
Mungkin aku terlalu menguatkan diri sampai tak ingat bagaimana menjadi lemah
Lain kali, tolong ingatkan aku bagaimana rasanya pedih
Tak apa, agar aku dapat kembali menjejak bumi..
Subscribe to:
Posts (Atom)



